Menanam Pohon Buah Delima


Buah Delima dengan nama latin punica granatum ialah tumbuhan buah yang tumbuh sekita 5 – 8 meter, tumbuhan ini berasal dari wilayah Persia, dan kemudian banyak ditanam di kawasan Cina selatan dan Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Ada tiga macam buah delima yaitu buah delima putih, delima merah, dan delima ungu.

Tanaman Buah Delima tumbuh ditanah yang gembur yang tidak terendam banyak air, dan dengan air tanah yang tidak terlalu dalam, Delima sering di tanam dikebun, atau sebagai tumbuhan penghias rumah, buahnya sangat berkhasiat untuk kesehatan, sanggup dimakan pribadi atau dibentuk rujak juga lebih lezat. Juice buah delima juga dipercaya sanggup menyembuhkan sakit radang tenggorokan.
Mengingat begitu besar keuntungannya dan gampang cara merawatnya serta tanamannya yang tidak perlu tempat yang luas, maka ini mungkin menjadi alternative buat anda yang menyukai tumbuhan buah dalam pot atau tumbuhan buah yang ditanam di halaman rumah.
Pembibitan tumbuhan Buah Delima sanggup dilakukan dengan Stek, Tunas akar, Biji atau dengan mencangkok. Cara yang lebih gampang buat menanam dihalaman dengan menciptakan cangkok dari tumbuhan buah delima yang sudah ada dan sehat. Caranya kupas salah satu dahan yang kita anggap kokoh dan cocok untuk dicangkok, campurkan tanah dan pupuk sangkar 1+1, kemudian tempelkan pada dahan yang telah di kupas, kemudian tutup dengan serabut kelapa, kemudian ikatlah ujung 2 sisinya dengan kuat.
Setelah 3-6 bulan lihat hasil cangkokan, harusnya sudah tumbuh akar serabutnya, potong batang yang kea rah pohon kemudian siapkan tempat media tanam (polybag) ukuran diameter 20 cm, masukkan adonan tanah perbandingan tanah dan kompos/ bokashi sebanyak 1:1 biar tumbuhan mendapat cukup nutrisi, kemudian masukkan hasil cangkokan ke media tanam tersebut
Setelah 3 -6 bulan anda sanggup menaruhnya di tanah halaman rumah atau menempatkannya di tempat Pot yang besar, siapkan lahan galian 40 x 40 cm dengan kedalaman 40 cm, atau Pot besar ukuran diameter 40 Cm, siapkan adonan Tanah dan pupuk sangkar dengan perbandingan 1 : 1, kemudian tambahkan pupuk NPK 1-2 sendok makan, robek polybag kemudian masukkan pohon dan akarnya ke dalam lubang galian kemudian tutup dengan tanah adonan tadi.
Tanaman akan produktif sehabis umur 3-4 tahun. Selamat mencoba..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *